Puisi-puisi Syamsul Bahri; AKULAH BURUNG ITU

Artikel Terkait Puisi ,



Akulah burung itu

Seorang dara berpipi tirus

berjalan lurus

Lalu, melihat burung kesepian

Bertengger di tubuh malam yang gigil

Dan kau pandangi burung itu

Barangkali burung itu memanggil-manggil bulan

Atau meneriakkan kerinduannya pada kekasih yang tak kunjung datang

Tak kunjung menghampirinya di dekat mata yang jauh

 

Yogyakarta, 2020

 

Yang pergi setiap senja

Senja memendam dirinya di ufuk barat

Menjalar di segala angan

Sebelum berakhir dan melepasnya kembali

 

Serupa bunga terate

Berpetualang mengitari semesta

Semestinya bersamamu juga

Tapi tidak kali ini

Ku nikmati segala yang manis

Termasuk dirimu, manisku.

 

Dan akan lebih ku nikmati

Jika yang manis bukanlah gula semata

 

Yogyakarta, 2020.

 

Rinai puisi

Rinai puisi menggenang di lubang kenangan

Melarutkan kisah-kisah pertemuan

Menyusuri aspal yang lindap

Menghafal namamu yang berakhir senyap

 

Yogyakarta, 2020.

 

 

 

 

Pedagang berkaki sepuluh

Lampu-lampu taman mengurung para pengunjung

Sampai malam menabrak waktu dan pedagang-pedagang

Di sekeliling taman

Mereka menebar nasib pada ladang-ladang beraspal

Hendak memupuknya dengan iman

Diatas tanah-tanah sang penguasa

 

Yogyakarta, 2020.

 

 

Haiku untuk tubuh perempuan

/1/

Terpujilah kebaya

Hanya puan

Terlahir dari rahimnya sendiri

Menyala serupa lilin

Di sudut-sudut kesunyian

 

 

 

/2/

Semburat bumi

Di tubuh perempuan

Lalu-lalang di bibir gemawan

Air kehidupan mengalir

Di pucuk gunung Merapi-Merbabu

Fajar mengintip dari tirai bambu

Menangis lagi dan lagi

 

/3/

Rembulanpun kau makan

Tersisa separuh bagian

Menelannya dengan lamban

Lantaran lapar semenjak kau memakan buah-buahan

Dibisiki ular-ular sorga

 

Yogyakarta, 2020.

 

Tentang penulis

 

Syamsul bahri, lahir di Subang 12 Juli 1995. Seorang guru dan penulis puisi di salah

satu lembaga Yogyakarta. Ia alumni di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Alumni

Bengkel Teater Rendra dan menjadi pegiat Komunitas Seni Budaya (KSB) UNY di Yogyakarta.

Sajak-sajaknya pernah tersiar di berbegai platform media: Travesia, Penakota.id, Difanews dll.

Salah satu puisinya termuat dalam antologi bersama, antara lain: Carpe diem (Penerbit Halaman

Indonesia, 2020) Surel :syamsulb725@gmail.com. @syamsulbahri_1922. Wa: 082138096686



Komentar