Artikel Terkait Puisi ,
Itu Kota Rindu
Kota yang hampir kusebut
kerap menyelinap masuk,
di kota itu kita pernah
saling rengkuh
saling menjauh
bertatap muka tanpa sentuh
tak bersapa, tetapi butuh
saling menjauh
bertatap muka tanpa sentuh
tak bersapa, tetapi butuh
kota yang pernah kusebut
cinta
ia tumbuh
tidak terlalu gemuk
apalagi tinggi kurus, tak terurus
ia tumbuh
tidak terlalu gemuk
apalagi tinggi kurus, tak terurus
kota itu
kini bersolek seperti
gadis perawan teman sekolah dulu
padahal ia sudah tua, lebih sepuh dari gedebog bosok
padahal ia sudah tua, lebih sepuh dari gedebog bosok
tapi tak mengurai dengan
tanah
suatu kali kudatangi kota itu
tetapi asing di mata
limbung langkah
tiba-tiba sedihku pecah,
tumpah
setiap kali nama kota itu disebut
setiap kali nama kota itu disebut
aku mengenangnya penuh
haru
saat mengunjunginya meski
tak tentu
inikah yang kusebut dengan
kota cinta pertama?
.
25 Januari 2020
25 Januari 2020
Yang Asing
aku asing dengan kota
yang hampir selalu siang penuh penerangan
tetapi tak tumbuh dalam keteduhan
yang hampir selalu siang penuh penerangan
tetapi tak tumbuh dalam keteduhan
semua dibangun
semua dihias
berbenah sedemikian rupa
semua dihias
berbenah sedemikian rupa
aku di sini,
memandang sawah garapan terjepit
pabrik,
terhimpit pertokoan
aku di sini,
meraba semua kenangan
yang timbul tenggelam
aku yang asing dengan
kotaku sendiri
padahal aku lekas
mendamai pada pulang
.
25 januari 2020
25 januari 2020
Tak Lebih Besar dari Kotamu
kotaku kecil saja
tak lebih ramai dari kotamu
tak lebih ramai dari kotamu
kotaku kota kecil saja
dilingkari jalan
dikungkung laut juga persawahan
dilingkari jalan
dikungkung laut juga persawahan
kotaku kota kecil saja
tak terlalu ramai penuh keriuhan
di dalamnya tinggal anak muda sibuk belajar
orang tua tekun penuh kearifan
ada juga yang khusyuk dalam kajian,
tak terlalu ramai penuh keriuhan
di dalamnya tinggal anak muda sibuk belajar
orang tua tekun penuh kearifan
ada juga yang khusyuk dalam kajian,
katanya lagi memperkokoh
iman
kotaku kota kecil saja
meski tak sedikit yang
nongkrong di warung-warung
sesekali membicarakan
masa depan
meski tak sedikit melepas hasrat di tempat hiburan
meski tak sedikit melepas hasrat di tempat hiburan
kotaku tak lebih besar
dari kotamu
tak juga lebih terkenal dari kotamu
tak juga lebih terkenal dari kotamu
tetapi, di kotaku
orang-orang sibuk
orang-orang sibuk
hilir mudik ke sini
orang-orang senang sekali ke sini
orang-orang senang sekali ke sini
dulu aku bingung
kenapa mereka suka sekali ke sini
tidak terkecuali pejabat dari pusat
kenapa mereka suka sekali ke sini
tidak terkecuali pejabat dari pusat
"Ada orang suci,
dulunya," kata simbahku
"Ada orang-orang
agung berkumpul di sini, dulunya," kata simbahku lagi
"Tanah ini tanah
keramat, Lee... " kata simbahku juga
dulunya
dulunya
dulunya
dulunya
dulunya
kata simbahku lagi dan
lagi
ooo....
pantes saja
ucapku sambil berusaha menyambung kembali kepala orang-orang dengan badannya
ucapku sambil berusaha menyambung kembali kepala orang-orang dengan badannya
kotaku kota kecil saja
tak lebih ramai dari kotamu
tak lebih ramai dari kotamu
tetapi orang-orang dari
kotamu senang sekali berkunjung ke sini
berziarah
ngalap berkah
katanya
.
25 januari 2020
25 januari 2020
Biodata Penulis
Nur Iskak. Lahir 15 pebruari 1983 di Demak, bermukim di Brebes. Dapat ditemui di akun facebook Jatindriya


Komentar
Posting Komentar